Guru Chat Porno Murid di Jakut, KPAI: Hukum Pelaku Seberat-beratnya

Jakarta – Seorang guru bahasa Inggris ditangkap polisi karena kerap mengirim konten porno melalui aplikasi line ke siswinya. Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengecam keras tindakan tersebut dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

“KPAI meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Agar kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi orang lain yang berpotensi melakukan hal sama,” kata Ketua KPAI, Susanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/8/2017).

Susanto mengatakan guru harus menjadi pelindung bagi anak muridnya. Namun yang dilakukan guru tersebut justru sebaliknya.

“Guru seharusnya jadi pelindung bagi anak muridnya. Namun ini justru melakukan tindakan senonoh. Ini mencederai dunia pendidikan dan mendegradasi profesi guru. Apapun alasan dan motifnya tidak dibenarkan,” jelas Susanto.

Baca juga: Chat Porno ke Siswi, Guru Bahasa Inggris di Jakut Ditangkap

Sementara itu, KPAI mengapresiasi Polda Metro Jaya yang berhasil menangkap guru tersebut. Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan menangkap TS (25) karena diduga kerap mengirim konten pornografi ke siswinya.

“TS mengirimkan pesan kepada muridnya yang isinya konten pornografi dan tidak sepantasnya dilakukan seorang guru sebagai pendidik kepada muridnya,” ujar Hendy kepada detikcom, Sabtu (12/8).
(cim/elz)

Berita Selengkapnya : detiknews