Anas Keliling Surabaya Hingga Malang Solidkan Kader Parpol Pendukung

Surabaya – Bakal calon Wakil Gubernur Jawa Timur Abdullah Azwar Anas memanfaatkan akhir pekannya dengan bersafari ke Surabaya hingga Kota Batu. Safari dimaksudkan unttuk konsolidasi dengan kader parpol pendukungnya.

“Akhir pekan ini saya izin sejenak untuk berkeliling,” kata Abdullah Azwar Anas kepada wartawan usai menerima penghargaan di Santripreneur Award (SPA) 2017 di gedung JX International Convention Center, Surabaya, Sabtu (25/11/2017).

Saat safari di Surabaya, Anas akan menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Bulak Banteng.

“Maulid Nabi ini digelar oleh teman-teman dari relawan di kawasan Bulak Banteng,” terangnya.

Setelah dari Kota Surabaya, Bupati Banyuwangi ini akan melanjutkan kunjungan ke Kota Batu. Pada hari Minggu (26/11) Anas akan bertemu dengan pengurus dan kader partai pengusung di Malang.

“Saya akan melakukan konsolidasi politik dengan para kader partai pengusung. Di Malang raya, konsolidasi akan diikuti sekitar 1.500 kader,” tuturnya.

Dari Batu, Anas langsung kembali ke Surabaya karena pada Minggu paginya, mendapatkan penghargaan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di lapangan Gelora Delta Sidoarjo.

“Setelah acara guru, saya kembali ke Malang untuk melanjutkan konsolidasi politik,’ paparnya.

Regu penggerak pemilih menurutnya mulai diaktifkan untuk mensosialisasikan duet paslon cagub-cawagub, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Anas.

“Gerakan tim kami saling berkolaborasi. Partai bergerak, relawan juga bergerak,’ katanya.

Selain bertemu dengan kader partai pengusung, dirinya juga bertemu dengan komunitas anak muda. Tujuannya untuk menjaring aspirasi dan ide-ide kaum muda untuk pengembangan daerah.

“Gus Ipul dan saya sudah sepakat bahwa ke depan adalah pemerintahan kolaboratif. Inovasi sosial berbasis teknologi yang ada di masyarakat, termasuk gerakkan anak-anak muda yang harus dirangkul untuk menyelesaikan masalah dan pengembangan daerah,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menggandeng tokoh masyarakat yang menjadi salah satu simpul terkuat untuk meyakinkan pemilih. Dari hasil pemetaan, ada sekitar 1.600 tokoh masyarakat yang tersebar di seluruh 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Sudah kami simpulkan, kami kluster sampai tingkat kecamatan dan desa. Insyaallah pertengahan Desember, beliau-beliau dipastikan bersama-sama kami untuk mengembangkan daerah ke depannya,” sebutnya.
(roi/fdn)

Berita Selengkapnya : detiknews