3 Jenis Alat Kontrasepsi pada Pria yang Bisa Dijadikan Pilihan

DokterSehat.Com – Untuk menghindari atau mengendalikan kehamilan, pasangan disarankan untuk melakukan KB dan menggunakan alat kontrasepsi. Pada wanita, kontrasepsi yang bisa dipilih adalah pil, suntuk, atau IUD. Sementara untuk pria, kita hanya mengenal kondom sebagai alat kontrasepsi.

vasektomi dokter sehat

Sebenarnya ada 3 cara alat kontrasepsi yang bisa dipilih oleh pria untuk mengendalikan pembuahan. Berikut beberapa pilihan yang bisa diambil.

1. Kondom
Kondom adalah pilihan alat kontrasepsi yang paling mudah untuk pria. Untuk mendapatkan kondom pria bisa membelinya langsung di apotek atau minimarket degan harga yang cukup terjangkau. Lebih lanjut, kondom juga tidak memberikan efek negatif pada pria sehingga bisa digunakan kapan saja.

Oh ya, beberapa bahan kondom ada yang membuat pria jadi tidak nyaman atau mengalami gatal. Wanita juga kerap mengalami hal serupa, untuk itu, pemilihan kondom yang tepat untuk kedua belah pihak harus dilakukan dengan benar agar hubungan seks bisa berjalan lancar dan sama-sama merasakan nikmat.

2. Vasektomi
Sebelum melakukan KB jenis ini, pria harus tahu kalau efek vasektomi permanen. Jadi, lakukan konsultasi dengan istri apakah masih ingin memiliki anak atau tidak. Jika anak yang dimiliki sudah cukup, vasektomi bisa dilakukan dengan tanpa beban.

Metode KB vasektomi dilakukan dengan mengikat saluran vasdeferens pada testis. Akibat pengikatan ini, air mani yang keluar saat ejakulasi tidak akan mengandung sperma. Jadi, meski hubungan seks dilakukan, pria tidak akan mampu membuahi selt telur wanita.

3. Coitus Interuptus
Sebenarnya metode ini tidak bisa disebut sebagai alat. Namun, bisa mencegah kehamilan asal dilakukan dengan benar. Coitus interuptus adalah aktivitas seksual yang dilakukan dengan jeda. Jadi, pria tidak akan ejakulasi di dalam vagina dan menyebabkan kehamilan.

Baca Juga:  Begini Tahapan Orgasme pada Wanita saat Bercinta

Coitus interuptus membuat pria ejakulasi di luar vagina. Jadi, risiko kehamilan bisa dikurangi meski cara ini cukup berisiko. Kalau pria tidak segera menarik penisnya saat akan ejakulasi, pembuahan bisa saja terjadi karena ejakulasi masih berlangsung di dalam vagina.

Sumber : http://doktersehat.com/3-jenis-alat-kontrasepsi-pada-pria-yang-bisa-dijadikan-pilihan/